Kunjungan Wisata Alam di Jateng Menurun, DPRD Martono Soroti Faktor Keamanan

Semarang – Kunjungan wisata alam di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu yang terdampak adalah objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, yang tercatat mengalami penurunan hingga sekitar 12.000 pengunjung. Kondisi ini diduga kuat dipengaruhi meningkatnya kekhawatiran wisatawan terhadap potensi bencana alam, menyusul kejadian banjir bandang di kawasan tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Martono, menilai fenomena ini menjadi peringatan penting bagi pengelolaan sektor pariwisata alam di daerah. Menurutnya, aspek keselamatan menjadi faktor krusial yang sangat memengaruhi minat kunjungan wisatawan.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata alam sangat rentan terhadap isu keselamatan. Ketika muncul persepsi tidak aman, wisatawan akan menahan diri untuk berkunjung,” ujar Martono.

Ia menegaskan, upaya pemulihan ekonomi di sektor pariwisata tidak cukup hanya dengan promosi atau agenda kunjungan semata. Pemerintah daerah dan pengelola wisata harus mampu memberikan kepastian keamanan yang nyata di lapangan.

“Pemulihan ekonomi pariwisata harus dibarengi dengan kepastian keamanan yang jelas. Wisatawan perlu diyakinkan bahwa pengelolaan risiko bencana sudah diperhatikan dengan serius, sehingga mereka tidak ragu untuk kembali datang,” katanya.

Martono mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan wisata alam, terutama yang berada di wilayah rawan bencana. Mulai dari kesiapan mitigasi, sistem peringatan dini, hingga standar keselamatan pengunjung perlu diperkuat agar kepercayaan wisatawan dapat dipulihkan secara berkelanjutan.

You might also like

Terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat untuk mewujudkan Jawa Tengah yang berkarakter, bermartabat, adil, dan sejahtera

Menu