Tegal — Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Sururul Fuad meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Desa Patasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Ahad (22/2/2026). Ia meminta penanganan terhadap warga terdampak dilakukan secara menyeluruh hingga tahap rehabilitasi, tidak berhenti pada bantuan darurat.
“Ini adalah bencana yang tentu tidak kita inginkan, tetapi sudah terjadi. Kami berharap masyarakat yang terdampak diberi kesabaran dan kekuatan,” ujar Sururul di sela kunjungan.
Menurut dia, DPRD Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna memastikan proses evakuasi dan langkah penanganan berjalan. Upaya tanggap darurat, kata dia, sudah dilakukan, meski masih terdapat sejumlah kebutuhan warga yang perlu dipenuhi.
Sururul menekankan pentingnya keberlanjutan penanganan. Ia mengingatkan agar proses penyelesaian tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilanjutkan dengan langkah rehabilitasi dan pemulihan yang terukur.
“Penyelesaian harus sampai tuntas. Bukan hanya sementara, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan kembali rasa aman dan nyaman untuk beraktivitas,” kata dia.
Dalam kunjungan tersebut, Sururul bersama jajaran DPD PKS turut menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah untuk siswa sekolah dasar dari keluarga terdampak. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban orangtua di tengah situasi darurat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik unsur pemerintah maupun nonpemerintah, yang telah terlibat dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.
Komisi E DPRD Jawa Tengah membidangi kesejahteraan rakyat, termasuk pendidikan dan perlindungan sosial. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, terutama anak-anak, menjadi perhatian dalam setiap respons kebencanaan.
Sururul berharap koordinasi lintas lembaga terus diperkuat agar penanganan berjalan cepat, terarah, dan memberi kepastian bagi warga Desa Patasari yang terdampak tanah bergerak.