Sururul Fuad: Partai Politik Jadi Sarana Vital Menjaga Suara Rakyat Tetap Hadir dalam Pembangunan

Tegal — Keberadaan partai politik dan lembaga perwakilan rakyat memiliki posisi strategis sebagai jembatan penghubung antara kepentingan masyarakat dan arah pembentukan kebijakan publik. Partisipasi aktif warga dalam menyampaikan aspirasi dinilai menjadi kunci utama terciptanya tata kelola pemerintahan yang responsif dan berkeadilan.

Prinsip dasar tata kelola demokrasi tersebut menjadi pokok pemikiran yang disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS sekaligus anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sururul Fuad, saat menggelar agenda reses serap aspirasi bersama para konstituen di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, pertengahan Oktober 2026.

Di hadapan warga masyarakat yang hadir, Sururul Fuad menegaskan bahwa sistem demokrasi yang berlaku di Indonesia secara konstitusional menempatkan partai politik sebagai wahana utama bagi warga negara untuk berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saluran Aspirasi dan Proses Demokrasi Berkelanjutan

Menurut Sururul Fuad, keberadaan partai politik tidak boleh dipandang sebatas kontestan dalam agenda pemilihan umum lima tahunan semata. Fungsi artikulasi dan agregasi kepentingan warga harus terus berjalan secara konsisten di luar masa kampanye.

“Demokrasi tidak bisa dilepaskan dari keberadaan dan peran partai politik. Partai politik memiliki fungsi penting dalam menyalurkan aspirasi masyarakat,” ujar Sururul Fuad.

Lebih lanjut, Sururul Fuad memaparkan bahwa demokrasi sejatinya merupakan proses berkelanjutan yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, mengawasi jalannya kebijakan, serta terlibat langsung dalam merencanakan arah pembangunan daerah. Hubungan yang terbuka, komunikatif, dan saling percaya antara masyarakat, partai politik, serta lembaga legislatif menjadi fondasi penting untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan publik.

Sebagai pimpinan fraksi dan legislator yang membidangi sektor kesejahteraan rakyat di Komisi E DPRD Jawa Tengah, Sururul Fuad menegaskan komitmennya untuk membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami sangat terbuka untuk menerima aspirasi dari masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga Jawa Tengah, baik secara langsung maupun melalui saluran struktur partai. Kegiatan jaring aspirasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga agar suara masyarakat tetap hadir dalam proses demokrasi dan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan kebijakan,” kata Sururul Fuad.

Mengawal Isu Kesejahteraan Sosial dan Pendidikan

Dalam kapasitasnya di Komisi E DPRD Jawa Tengah yang membidangi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial, Sururul Fuad menambahkan bahwa masukan dari masyarakat di tingkat kecamatan seperti Dukuhturi sangat berharga untuk mengevaluasi intervensi program pemerintah provinsi.

Aspirasi warga yang dihimpun melalui reses ini akan diinventarisasi sebagai bahan masukan resmi Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah dalam rapat-rapat kerja bersama mitra dinas terkait, serta menjadi panduan dalam penyusunan arah kebijakan anggaran provinsi yang pro-rakyat.

Melalui penyerapan aspirasi secara berkala ini, Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah berkomitmen untuk terus menjaga kepekaan institusi legislatif terhadap dinamika sosial di lapangan, serta memastikan setiap lembar alokasi anggaran APBD memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga di Kabupaten Tegal dan Jawa Tengah pada umumnya.

You might also like

Terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat untuk mewujudkan Jawa Tengah yang berkarakter, bermartabat, adil, dan sejahtera

Menu